Bila pikiran memperhatikan pikiran, maka jalan pikiran akan berhenti. Dan engkau memperoleh pencerahan. Seperti kabut pagi yang menyatu dengan udara, tidak kemana-mana, tetapi berhenti berada. Begitu pula dengan mind, konsep-konsep buatannya akan “berhenti berada”, bila sifat hakiki mind itu sendiri disadari. Ruang kosong tidak memiliki warna ataupun bentuk. Dan ruang itu, kekosongan itu, langit itu tidak berwarna, juga tidak berbentuk. Dan ruang ini tidak pernah tercemar. Warna putih maupun hitam tak pernah mempengaruhi dia. Begitu pula inti mind kita – begitu pula mind kita sebenarnya. Melampaui warna dan bentuk. Apapun yang kita lakukan, bagaimanapun tindakan kita – baik atau buruk, bijak atau tidak – sesungguhnya tidak mempengaruhi mind. Tidak mencemarinya, tidak menodainya. Kegelapan ribuan abad pun tidak mampu mengurangi cahaya matahari. Walau demikian, pengulangan yang tak berkesudahan ini pun tidak mampu menutupi cahaya jernih yang berasal dari kesadaran murni – inti ...
"Melupakan Diri Sejati anda adalah kematian sejati; mengingatnya adalah kelahiran kembali"