Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Mimpi

Semua Yang Muncul dan Lenyap Adalah Tidak Nyata

“Love is illusion, so is meditation. The only thing that is good about meditation is that it can take you out of love. But don’t cling to it – it is just a device to bring you out of your love. It brings you out of the illusion of love. But then immediately drop it too; otherwise you will start creating new illusions of meditation; kundalini arising, light happening in the chakras…and a thousand and one things – they are called spiritual experiences. They are not spiritual or anything, they are just imagination.”  ____Osho ____Cinta adalah ilusi, begitu juga meditasi. Satu-satunya hal yang baik tentang meditasi adalah bahwa hal itu bisa membawa anda keluar dari cinta. Tapi jangan berpegang teguh pada hal itu – itu hanya alat untuk membawa anda keluar dari cintamu. Itu membawa anda keluar dari ilusi cinta. Tapi kemudian segera jatuhkan itu juga; Jika tidak, anda akan mulai menciptakan ilusi-ilusi baru pada meditasi; kundalini muncul, cahaya terjadi di chakra-chakra … da...

Tehknik Meditasi - Atisha Sutra: Pikirkan Bahwa Semua Fenomena Adalah Mimpi

“Fenomena” berarti semua yang engkau lihat, semua yang engkau alami. Semua yang bisa kapan saja dialami adalah semua fenomena. Ingat, bukan hanya objek dari fenomena dunia dan mimpi, tapi juga objek kesadaran. Mereka mungkin objek dunia, mereka mungkin hanya objek pikiran. Mereka mungkin pengalaman spiritual yang hebat. Engkau mungkin melihat kundalini naik di dalam dirimu: itu juga merupakan fenomena – mimpi indah, mimpi yang sangat manis, tapi ini adalah mimpi yang sama. Engkau mungkin melihat cahaya yang hebat membanjiri keberadaanmu, tapi cahaya itu juga merupakan fenomena. Engkau mungkin melihat teratai mekar di dalam dirimu dan keharuman besar timbul didalam keberadaanmu: itu juga fenomena, karena engkau selalu menjadi pelihat dan tidak pernah yang terlihat, selalu menjadi yang-mengalami dan tidak pernah menjadi yang-dialami, selalu menjadi penyaksi dan tidak pernah menjadi yang-disaksikan. Semua yang bisa disaksikan, dilihat, diperhatikan, adalah fenomena. Fenomena mat...

Mimpi

Bukan saja kita terus bermimpi, dalam hidup juga kita memproyeksikan harapan ke masa depan. Masa sekarang hampir selalu menjadi neraka: engkau bisa memperpanjang neraka ini hanya karena harapan yang telah engkau proyeksikan ke masa depan. Engkau bisa hidup hari ini karena hari esok. Engkau berharap sesuatu akan terjadi besok – beberapa pintu surga akan dibuka besok. Pintu-pintu itu tidak pernah buka hari ini, dan ketika esok akan tiba, itu tidak akan datang sebagai hari esok, itu akan datang sebagai hari ini, tapi pada saat itu pikiranmu telah bergerak lagi. Engkau terus bergerak maju dari dirimu sendiri: inilah arti bermimpi. Engkau bukanlah seseorang bersama kenyataan, yang ada di dekatmu, yang ada di sini dan saat ini, engkau berada di tempat lain – bergerak maju, melompat maju. Dan hari esok itu, masa depan itu, engkau telah menamainya dengan berbagai cara. Orang-orang menyebutnya surga, beberapa orang menyebutnya moksha, tapi selalu di masa depan. Seseorang berpiki...