Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Jiddu Krishnamurti

Tidak ada jalan menuju Realita

"Tidak ada jalan menuju Realita. Realita tidak dapat ditemukan melalui jalan mana pun. Itu harus ditemukan melalui pengetahuan diri yang belum dipetakan. Yang Tak Terukur tidak diukur dengan jalan yang diketahui" (Jiddu Krishnamurti)

Intisari Ajaran Jiddu Krishnamurti

Pada tahun 1922, dalam usia 27 tahun, ia mengalami proses Pencerahan yang berlangsung selama 3 hari, di mana ia mengalami kesadaran yang berubah. Dan pada akhir proses Pencerahan itu ia menyatakan: “Aku sangat berbahagia karena aku telah melihat. Tak ada yang akan kembali seperti dulu lagi. Aku telah minum air yang jernih dan murni dari sumber mata air kehidupan, dan dahagaku telah terpuaskan. Tak akan pernah lagi aku berada dalam kegelapan; aku telah melihat Cahaya itu. … Aku telah menyentuh Welas Asih yang menyembuhkan segenap kesedihan dan penderitaan; itu bukan untukku sendiri, melainkan untuk dunia. Sumber Kebenaran telah terbuka bagiku dan kegelapan telah lenyap. Cinta dalam seluruh kemegahannya telah memabukkan hatiku; hatiku tak akan pernah tertutup lagi. Aku telah minum dari pancuran Sukacita dan Keindahan Abadi. ”  Ia menggambarkan dirinya “mabuk Illahi”. Ia mengemukakan bahwa kebenaran tidak dapat ditemukan melalui suatu sekte, tetapi hanya dengan jalan membeb...

Terbangnya Rajawali - Kebebasan

Bagi kebanyakan dari kita, kebebasan adalah suatu gagasan dan bukanlah suatu kenyataan. Kita melihat bahwa batin, yang memahami secara dangkal bahwa tidak terdapat kebebasan diatas bumi ini, baik batiniah maupun lahiriah, mulai mereka-reka kebebasan dalam dunia lain, suatu kemerdekaan masa depan, sorga dan sebagainya. Kesampingkanlah semua konsep-konsep teoritis dan ideologis tentang kebebasan sehingga kita dapat menyelidiki apakah batin kita, batin anda dan batin saya, mungkin dapat sungguh-sungguh bebas, bebas dari ketergantungan, bebas dari rasa takut, kekhawatiran, dan bebas dari masalah-masalah yang tak terhitung banyaknya, baik masalah dari batin sadar maupun masalah-masalah pada lapisan-lapisan batin yang lebih dalam dari bawah sadar. Bisakah terdapat kebebasan batiniah yang sempurna, sehingga batin manusia dapat bertemu dengan sesuatu yang bukan dari unsur waktu, yang bukan disusun oleh pikiran, namun yang bukan merupakan suatu pelarian diri dari kenyataan-kenyat...