Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Karma

Ketika Anda Menyadari Tidak Ada Pikiran, Anda Secara Otomatis Menjadi Diam

Sebenarnya tubuh manusia tidak bisa diam. Ada hal lain yang memasuki keheningan. Itu tidak ada hubungannya dengan kemanusiaan anda. Itu hanya setelah bertahun-tahun bermeditasi dalam kehidupan sebelumnya, bahwa anda bisa menjadi cukup dewasa untuk benar-benar tahu apa jalan ini. Ketika saya memberi anda latihan ini, itu bukan untuk anda sebagai seorang manusia. Anda tampaknya bisa melaluinya sebagai seorang makhluk manusia, tetapi saya dapat meyakinkan anda bahwa kemanusiaan anda tidak ada hubungannya dengan itu. Ketika anda memasuki keheningan, anda memasuki kedamaian yang mendalam, kebahagiaan, kesadaran, kesadaran murni. Itulah keheningan itu. Itu bukan diam. Itu diluar dari itu. Itu bukan hanya menenangkan pikiran anda, seperti yang saya katakan sepanjang waktu. Itu pemahaman bahwa tidak ada pikiran untuk diam. Ketika anda menyadari tidak ada pikiran, anda secara otomatis menjadi diam. Ketika anda masih berpikir anda memiliki pikiran, anda melakukan segala upaya untuk ...

Karma

Tetap percaya pada karma, dan anda akan memiliki semua yang dapat anda tangani. Ini adalah siklus yang tidak pernah berakhir. Selama anda bereaksi terhadap kondisi dan kejadian dalam hidup anda, itu berarti sesuatu yang akan anda takutkan. Setelah selesai dengan itu, semuanya menghilang secepat yang muncul. Apa yang dikatakannya padamu? Semua karma adalah pikiran, tidak lebih nyata daripada khayalan di tengah padang pasir. Menjauh sejenak dan menonton ---- begitu anda melihat ternyata itu hanyalah fatamorgana anda hanya akan tetawa dengan Kebebasan. Jika anda percaya pada karma, anda terikat oleh hukum. Ini adalah siklus sebab dan akibat yang tidak ada habis-habisnya yang lebih buruk dari neraka - dan neraka itu adalah pikiran. Jika anda percaya pada karma, itu nyata bagi anda. Namun, jika anda mundur dan menyadari itu adalah sistem keyakinan yang melekat pada pikiran maka anda dapat melihat ilusi. Biarkan saja. Ini tidak lebih nyata daripada citra imajiner apa pun. Anda a...

Seseorang Mengatakan Hal ini Pada Saya Di FB

“Tujuan hidup manusia adalah moksa. Tapi diperlukan keberuntungan untuk menemukan guru tercerahkan untuk mencapai moksa. Kalau dengan usaha sendiri sulit untuk mencapainya karena karma dari jutaan kehidupan (samsara). Kesadaran saat ini hanya bisa membakar ego atau tidak mengulangi kesalahan saat ini. Semua kebaikan yang kita lakukan didunia ini hanya mengantar ke sorga tetapi untuk membakar dosa dari jutaan kehidupan maka dibutuhkan seorang guru sejati yang tercerahkan atau Nabi sebagai utusanNya untuk bisa menghapus karma masa lalu tersebut. Sebab dibutuhkan kekuatan yang besar untuk ditanggung oleh guru tersebut untuk mengambil karma masa lalu kita. Barulah kemungkinan tadi reinkarnasi bisa tercapai (moksa)”. ____Pak Fulan (Nama Samaran) Mari kita menjawabnya secara bersama-sama: “Kasihan, dia begitu percaya akan apa yang dia katakan, karena apa yang dipercayainya akan “terjadi”. Bila dia menganggap dirinya bagian dari sejarah trilliunan tahun, maka untuk melampaui...

Karma

THE ABC OF ENLIGHTENMENT : KARMA Satu tindakan menjadi satu karma, satu ikatan jika engkau memiliki tujuan tertentu, jika engkau ingin mencapai sesuatu melaluinya. Jika tindakanmu hanyalah kesenanganmu – seperti anak-anak yang sedang bermain, sedang membuat istana pasir, sedang menikmati, tanpa tujuan untuk kegiatan mereka, hanya sedang bermain, pada hakekatnya hanya bermain dalam setiap kegiatannya – maka tidak ada karma, maka tidak ada ikatan. Maka setiap tindakan membawa lebih dan semakin banyak kebebasan. “An action becomes a karma, a bondage if you have some end, if you are going somewhere through it. If your action is just your delight – like children playing, making sand castles, enjoying, no goal to their activity, just playing, intrinsic play in the very activity – then there is no karma, then there is no bondage. Then each action brings more and more freedom.”  ___Osho #Posted By Osho Indonesia

Karma

KARMA : Sebuah kata Sansekerta yang secara harfiah berarti “perbuatan”. Kata ini digunakan untuk merujuk maksud dan perbuatan yang terkait dengan masa lalu dan memengaruhi masa kini. Buddha telah mengatakan bahwa, “Setiap makhluk dihalang-halangi oleh gejolak pikiran, dan mereka hanya bisa disucikan dengan cara menyucikan pikiran”. Ketika kita menderita, kita biasanya mencari jalan keluar dari penderitaan yang kita alami. Kalau kita menganggap penderitaan itu bersumber dari tindakan atau pikiran yang telah lalu, maka kita akan mencari tindakan, penilaian atau doa yang bisa mengeluarkan kita dari karma penderitaan tersebut. Tapi seluruh tindakan, penilaian dan doa ini hanya akan memutar roda samsara. “Gejolak Pikiran”, kata Vimalakirti, “selalu mengikat kita”. Tindakan, penilaian dan doa pun tetap mengikat pikiran. Selama kita masih yakin pada “sesuatu”, maka akibat dari keyakinan tersebut tetap akan lahir. Akibat ini pada gilirannya juga akan melahirkan akibat-akibat lain. ...